Sembilan puluh tahun yang lalu pada Kongres Pemuda ke II tepatnya 28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta), rumusan sumpah pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan oleh Yamin.
Dalam peristiwa sumpah pemuda yang bersejarah tersebut diperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia untuk yang pertama kali yang diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman dan Lagu Indonesia Raya dipublikasikan pertama kali melalui media cetak surat kabar Sin Po tanggal 10 November 1928 dengan mencantumkan teks yang menegaskan bahwa lagu itu adalah lagu kebangsaan. Lagu itu sempat dilarang oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, namun para pemuda tetap terus menyanyikannya.
Dalam peristiwa sumpah pemuda yang bersejarah tersebut diperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia untuk yang pertama kali yang diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman dan Lagu Indonesia Raya dipublikasikan pertama kali melalui media cetak surat kabar Sin Po tanggal 10 November 1928 dengan mencantumkan teks yang menegaskan bahwa lagu itu adalah lagu kebangsaan. Lagu itu sempat dilarang oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, namun para pemuda tetap terus menyanyikannya.
Hari Sumpah Pemuda harus dimaknai sebagai suatu momentum yang tidak hanya diperingati namun dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sebagai pemuda wajib membuktikan kecerdasannya baik secara spiritual, intelektual dan Emosional sehingga mampu mewujudkan cita-cita kemerdekaan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yaitu menghantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur serta mewujudkan pemerintahan negara republik Indonesia yang melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut berperan aktif dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Jadilah yang pertama mempertahankan kesatuan NKRI dengan tidak terprovokasi oleh kepentingan politik yang mengingkari nilai-nilai yang tersirat dalam ikrar sumpah pemuda, bukan menjadi terakhir untuk menikmati senja serta terlena oleh cahayanya.

SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 2018
SALAM PEMUDA INDONESIA





0 komentar