Beberapa waktu lalu bumi Lombok diguncang gempa, tanggal 28 September 2018, gempa dan tsunami menimpa Sulawesi Tenggara. Bencana ini menelan ribuan korban jiwa dan meluluhlantakan berbagai infrastruktrur di daerah Palu, Sigi, dan Donggala.
Bencana ini menjadi bencana nasional, berbagai cara penggalangan danapun dilakukan untuk mengurangi duka masyarakat SULTENG. Masyarakat Kabupaten Ende khususnya juga turut prihatin dengan
duka yang dialami oleh masyarakat SULTENG, masih teringat sekali saat kota
Ende tgl 12 Desember 1992 di guncang gempa, duka yang
dirasakan sudah begitu dalam, harus kehilangan orang yang dicintai,
rumah hancur, gelap gulita beberapa hari, dan lain sebagainya.
![]() |
| Tugu Peringatan Gempa Flores |
![]() |
| Rapat Bersama Senin, 8/10/2018 |
Kegiatan ini juga ikut berpartisipasi Komunitas Pemuda Islam Pegiat Aksi Sosial (KOPIPAS) dan Gerakan Pemuda Ansor Cabang Ende. "Semakin banyak pihak yang bergabung dalam kegiatan ini semakin baik, sebagai bentuk keprihatinan kita pada sesama yang sedang dilanda bencana" Kata Ibu Nuraini Rodja selaku Ketua Panitia saat rapat panitia bersama pada sore hari ini.
![]() |
| Salah satu spanduk |









0 komentar